Liputan UNNES Mantu

Sabtu (14/07), News REM FM - Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang, khususnya Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa menyelenggarakan acara tahunan yaitu Unnes Mantu. Yang merupakan sarana puncak perkuliahan yang dilakukan selama satu semester dari mata kuliah “Pranatacara”. Unnes Mantu Kaping Pitu kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yaitu adanya serangkaian acar workshop yang dimulai dari pukul 09.00 pagi yang dihadiri tiga pemateri yaitu Kanjeng Raden Budoyoningrat dari Keraton Surakarta, Ki Wododo Brotosejati (Dosen Seni Musik), dan Ki Wododo Wikandana (Dosen Pranatacara). Lalu dilanjutkan di sore hari berupa “Prosesi Siraman”, selanjutnya “Midodareni” dan prosesi terakhir “Panggih Temanten” Dalam beberapa prosesi tersebut dalam “Panggih Temanten” terdapat prosesi “Kacar-kucur danakaya” yang menandakan sebuah nasehat bahwa walaupun hanya sebagai anak mantu, seorang pengantin laki-laki tetap harus memberikan nafkah kepada orangtua pengantin puteri. Perbedaan konsep “Unnes Mantu Kaping Pitu” selain adanya serangkaian acara workshop, tahun ini serangkaian prosesi yang dilakukan tahun lalu berupa “Ngunduh Mantu” diganti dengan prosesi “Midodareni”.

Leave your comment