Puncak Bulan Bahasa dan Seni 2026: FBS UNNES Hadirkan Ragam Ekspresi Seni

Puncak Bulan Bahasa dan Seni 2026: FBS UNNES Hadirkan Ragam Ekspresi Seni

By Divisi News 2 menit baca
Puncak Bulan Bahasa dan Seni 2026: FBS UNNES Hadirkan Ragam Ekspresi Seni

Semarang — Puncak Bulan Bahasa dan Seni 2026 resmi digelar oleh Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang. Acara ini diselenggarakan di lapangan Dekanat FBS, Kamis (28/10/2026). Mengusung tema “Perupa Makna di Balik Warna.”, kegiatan ini sukses digelar mulai pukul 07.00 hingga 23.00 WIB.

Acara dibuka dengan arak-arakan budaya yang diikuti seluruh program studi FBS UNNES. Suasana semakin meriah melalui penampilan flashmob tari dan Panembrama yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan seluruh civitas akademika. 

Dalam sambutannya, Rektor UNNES, Prof. Dr. S. Martono, M.S mengapresiasi FBS yang secara rutin menyelenggarakan Bulan Bahasa dan Seni setiap tahun. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi penyemangat bagi civitas akademika untuk terus meningkatkan prestasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi universitas maupun masyarakat.

“Kita berharap dengan adanya Bulan Bahasa dan Seni ini jadi penyemangat kita untuk meningkatkan prestasi menjadi lebih baik dan bisa diterima di masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Bulan Bahasa dan Seni bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan kebahagiaan dalam setiap proses yang dijalani.

Rangkaian Bulan Bahasa dan Seni 2026 mencakup berbagai kegiatan, mulai dari kuliah umum bersama Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed. selaku Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, lokakarya film bersama Miracle Film, lomba tingkat nasional dan internasional, Pekan Bahasa dan Seni, alumni sharing, hingga summer camp. Selain itu, terdapat pameran seni rupa, pertunjukan wayang oleh dalang mahasiswa, pentas inagurasi, dan arak-arakan budaya.

Sabil, selaku penanggung jawab acara Bulan Bahasa dan Seni 2026 menjelaskan bahwa Tema “Perupa Makna di Balik Warna” dipilih untuk menggambarkan bahwa Bulan Bahasa dan Seni tidak hanya memberikan ruang bagi karya visual, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengekspresikan diri melalui beragam karya seni dan bahasa. 

Kemudian, Ganis selaku ketua panitia mahasiswa memberikan harapannya untuk acara Bulan Bahasa dan Seni kdepeannya “Harapannya, semoga bulan bahasa dan seni tetap terlaksana dan juga acara ini makin lebih bagus lebih baik lagi tentunya terus lebih bisa mewadahi bakat-bakat mahasiswa”

Sementara itu, Namira, mahasiswa Sastra Inggris angkatan 2024 UNNES yang hadir sebagai penonton, mengaku senang dapat menyaksikan kegiatan tersebut. “Cukup seru, ya, mengingatkan kembali kita kepada bahasa dan seni yang biasanya memang diadakan rutin pada bulan Oktober,” ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan Bulan Bahasa dan Seni 2026, FBS UNNES diharapkan terus menghadirkan ruang apresiasi dan ekspresi bagi mahasiswa. Kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan karya, memperkuat kebersamaan, dan mengembangkan potensi mahasiswa melalui bahasa dan seni.