Greenate UMN ECO 2021

Greenate UMN ECO 2021

By Divisi News 13 min read
Greenate UMN ECO 2021

SMG - UMN ECO telah berhasil melaksanakan sebuah acara yang bernama “Greenate” pada Senin (13/9/2021). Greenate merupakan sebuah acara dari UMN ECO yang berkonsepkan restaurant fast food, di mana terdapat 2 kegiatan yaitu Dine-In (Webinar) dan Take Away. Dine-In adalah webinar yang akan membahas bagaimana dampak food waste menjadi sesuatu hal yang berbahaya bagi lingkungan kita. Dine-In (Webinar) dilaksanakan melalui aplikasi Zoom Meeting pada 13 September 2021 pukul 17.00 WIB. Tema acara webinar ini sangat menarik yaitu “Digitalization for Food Waste Management” yang berarti digitalisasi untuk pengelolaan sampah makanan. Di sini dikatakan bahwa sampah makanan merupakan sebuah masalah besar di Indonesia. Data pada tahun 2018 menyatakan bahwa Indonesia penyumbang sampah makanan terbesar kedua di dunia dengan per harinya membuang 300 kg sampah makanan. Banyak masyarakat beranggapan bahwa sampah makanan itu akan dikomposkan, nyatanya itu tidak dilaksanakan. Ketika sampah tersebut masuk ke TPA, sampah itu hanya akan ditumpuk saja dan menghasilkan gas metana yang sangat berbahaya bagi lingkungan.

Dine-In (Webinar) ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya adalah Bapak Wakil Rektor Bidang Administrasi umum dan Keuangan UMN, Sejumlah tim dosen dari UMN ECO, Perwakilan Student Development, DKBM , BEM UMN, dan para Media Partner UMN ECO. Serangkaian acara Dine-In (Webinar) ini telah sukses dan berjalan dengan lancar. Serangkaian acara tersebut antara lain sambutan dari Bapak Wakil Rektor Bidang Administrasi umum dan Keuangan UMN, kemudian sambutan ketua panitia UMN ECO Caristheo Bonancy yang di dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut dalam menyukseskan acara Greeanate UMN ECO, beliau berharap agar ECO Friends dapat mengikuti acara webinar tersebut secara keseluruhan dari awal hingga akhir. Sebelum Dine-In (Webinar) dimulai, ada penayangan video apresiasi untuk sejumlah media partner yang sudah membantu menyukseskan kegiatan Greenate UMN ECO 2021. Setelah itu dilanjutkan dengan penyampaian regulasi Dine-In Greenate UMN ECO oleh MC. Setelah suasana tegang karena penyampaian regulasi maka disusul ice breaking melalui platform Quizizz. Ice breaking di Quizizz ini berbeda dengan biasannya karena selain menghilangkan jenuh, para Eco Friends juga bisa mendapatkan edukasi tentang food waste. 

Acara Dine-In (Webinar) ini menghadirkan tiga pembicara luar biasa yang sangat menginspirasi para Eco Friends. Pembicara tersebut antara lain ada Kak Dedy Tronoyudo  dari Garda pangan, lalu ada Bapak Angga Ariestyo M.Si beliau adalah Dosen FIP UMN serta Peneliti komunikasi lingkungan tang memberikan pemaparan materi tentang food waste management dari perspektif akademik dan digital green story telling serta kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah makanan. Pembicara ketiga yaitu Kak Mayang Manguri Rahayu ST., MT. beliau adalah influencer sekaligus dosen Teknik Lingkungan Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang.  Setelah tiga pembicara luar biasa menyampaikan pemaparan materi, selanjutnya dilakukan sesi tanya jawab. Selain para pembicara yang aktif di acara Dine-In (webinar), para Eco Friends juga dipersilakan untuk aktif bertanya mengenai topik dalam webinar tersebut. Di acara ini para Eco Friends diibaratkan seperti pelanggan yang datang di restoran Greenate, di sini para Eco Friends sudah mampir dan menyantap materi yang disuguhkan dan dihidangkan oleh para pembicara luar biasa. Setelah kenyang Dine-In di Greenate para Eco Friends juga bisa melakukan Take Away (membungkus hidangan materinya untuk dibawa pulang atau disebarluaskan). 

Kesimpulan dari Dine-In (Webinar) ini adalah permasalahan sampah ini dimulai dari komunikasi yang berkaitan dengan faktor internal, mau atau tidaknya melakukan aksi untuk mengurangi permasalahan sampah makanan. Untuk mengurangi hal tersebut hal yang dilakukan adalah food plan, alokasi jatah, dan lain-lain. Saat ini sudah banyak platform atau aplikasi yang dapat menangani masalah sampah makanan seperti garda pangan Indonesia. Semua bisa dipermudahkan ketika kita mau untuk melakukan terlebih dahulu dalam mengurangi sampah makanan karena sebagai generasi milenial yang melek akan teknologi pada saat ini. Acara Dine-In (Webinar) ini selesai pada pukul 19.15 WIB ditutup dengan sesi foto bersama dan doa.